Pages

RELAWAN

RELAWAN

Kamis, 30 Januari 2014

Sepenggal Kenangan dalam Sebuah Foto

Ada sebuah film yang menjadi inspirasi saya untuk membuat tulisan ini. Dalam film tersebut ada sepenggal kalimat yang mengatakan :
     "Foto dapat membuat kita mengingat kenangan lebih lama ".

Saat melihat kembali foto yang telah lama tidak kita lihat, kadang kita tersenyum dan mengetahui kembali kejadian apa yang sedang kita alami saat itu.
Tidak hanya kebahagiaan yang kita dapatkan saat melihat sebuah foto, namun juga ekpresi kesedihan, penyesalan, dan  kenangan buruk lainnya.

Kunjungan ke RRI Bukittingi


Saat ini dengan berkembangnya teknologi kita dapat menghasilkan foto dengan mudah, tanpa harus takut klise film habis. :)
teknologi kamera HP yang kualitasnya lebih canggih dan mudah didapat. Juga selain media untuk menghasilkan gambar foto, kita juga dimudahkan dengan media penyimpanan. Ribuan foto dapat kita simpan dan dapat kita buka kembali kapanpun kita inginkan. Sehingga kenangan akan selalu kita ingat.


Megahnya Masjid Bayur, Maninjau.


Asessment bencana longsor maninjau, 2013

Masa SMP. . . . Ladang Padi


Touring bersama teman-teman kuliah.



Nostalgia (Reuni teman-teman SMP) AT Edelweis.

Minggu, 26 Januari 2014

Sepenggal Doa Untuk Kuntum-kuntum Edelweis

 Teringat kembali kenangan lama.  Saat masa SMP dulu.
Tidak akan ku lupa doa mu untuk kami, wahai pendidik yang mengajarkan kami sebuah arti  tentang kerja keras dan persaudaraan.
Berikut adalah doa yang diberikan agar kami selalu menjadi kuntum-kuntum edelweis yang utuh.
Edelweis di puncak gunung marapi, sumbar





Sekuntum bunga yang pernah layu,,semakin lama semakin mekar walaupun telah tercbut dari akarnya..brwarna putih, bunga langka yangg hanya ada di puncak gunung.,memetiknya merupakan sebuah kebanggaan bagi para pendaki gunung. . .

Rabbi. . .
Peliharalah kuntum-kuntum edelweis ini dengan cintaMu ,.berikan mereka cahaya Mu hingga terang langkah mereka meniti kehidupan.,hingga mereka dapat melangkah di jalan yang lurus.,jalan bagi orang-orang yang bertahtakan cahaya kasihMu.,

rabbi. . . .
Jika terpisah jarak di antara mereka,,satukan hati-hati mereka,,himpunlah dalam ukhuwah suci..ikatan persaudaraan dalam islam..persaudaraan yang tak pernah kering.,karena ia berasal dari mata air keimanan dan cinat karena Engkau.,

rabbi. . . .
Cintai mereka melebihi cinta ku pada mereka. . . .

Sepenggal Catatan Sherlock Holmes

Sherlock Holmes ( /ˈʃɜrlɒk ˈhmz/) adalah tokoh detektif fiksi rekaan Sir Arthur Conan Doyle, seorang pengarang dan dokter berkebangsaan Skotlandia. Holmes yang menyebut dirinya sebagai seorang "detektif konsultan" ini dikenal akan ketajaman penalaran logis, kemampuan menyamar, dan keterampilannya dalam menggunakan ilmu forensik untuk memecahkan berbagai kasus.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKieDFooEUEGLuNXLFyzYYkhpEqe2cDxSv1lL9RZrKjneyuHA6OkJ7olxg8P2_5kC7XLIYFmOqJ8cFjvFmifPvhZZipsT6QRClcbZpyj0KQHfYRxUqiGr3qVDypeaFCbKJULg0EvxDsw/s1600/new_sherlock_holmes_by_allegator-d4ll8lp.jpg
Hampir semua cerita petualangan Holmes dinarasikan oleh sahabat karibnya, dr. John H. Watson, kecuali dua yang diceritakannya sendiri (Kasus Prajurit Berwajah Pucat dan Misteri Surai Singa) serta dua yang ditulis dengan sudut pandang orang ketiga (Kasus Batu Mazarin dan Salam Terakhir). Dalam dua cerita, Ritual Keluarga Musgrave dan Kapal Gloria Scott, Holmes awalnya memberitahu Watson apa yang diingatnya mengenai kasus tersebut, lalu dikembangkan oleh Watson. Novel pertama dan keempatnya, Penelusuran Benang Merah dan Lembah Ketakutan, masing-masing memiliki bagian penceritaan ulang dalam sudut pandang orang ketiga serbatahu yang tidak diketahui oleh Holmes maupun Watson.

Berikut ini adalah kata-kata bijak Sherlock Holmes yang ada dibeberapa buku yang dikarang oleh Sir Arthur Conan Doyle :

kata bijak sherlock holmes

1. Ternyata tetap saja ada misteri besar dalam hidup ini yang tak bisa dijelaskan nalar manusia
(The Adventure of Cardboard Box)

2. Pendidikan adalah rangkaian pelajaran yang semakin lama malah semakin tinggi nilainya.
(The Adventure of Red Circle)

3. Kalau mau berhasil memainkan suatu peran, kita harus sungguh-sungguh menjalankannya
(The Adventure of Dying Detective)

4. Orang yang berkelahi demi kebenaran akan mendapat kekuatan tiga kali lipat dari senjata yang dimilikinya.
(The disappearance of Lady Frances Carfax)

5. Saya yakin akan hal itu sebagaimana saya yakin nama saya sendiri Sherlock Holmes
(The disappearance of Lady Frances Carfax)

6. Hati dan pikiran wanita sungguh bagaikan teka-teki bagi pria.
(The Adventure of Illustrious Client)

7. Cepat atau lambat upah dosa pasti akan tiba, Tuhan tahu dosanya sudah bertumpuk
(The Adventure of Illustrious Client)

8. Jangan main api kalau tak mau terbakar

(The Adventure of the three Gables)
9. kau tak pernah sadar bahwa hal-hal yang paling rumit biasanya sangat bergantung pada hal-hal yang paling sepele
(The Adventure of creeping men)

10. Jika orang berusaha melawan kodrat alam, dia akan menghancurkan dirinya sendiri
(The Adventure of creeping men)

11. Jika tak ada ganjaran setelah manusia mati, betapa kejamnya dunia ini
(The Adventure of creeping men)

12. Anda pernah jatuh sekali. Kami ingin melihat setinggi apa Anda bisa meloncat di kemudian hari
(The Adventure of Three Students)

13. Nama saya Sherlock Holmes. Pekerjaan saya ialah mencari tahu apa yang tak diketahui orang lain
(The adventure of the Blue Carbuncle)

14. Betapa sempurnanya pun rencaana manusia pasti ada kekurangannya
(The five orange pips)

15. Manusia itu tak berarti apa-apa, pekerjaannya itulah yang mebuat hidupnya berarti
( A case of Identity)

16. Bahaya adalah bagian dari pekerjaan saya
(The final problem)

17. Yah, Yah, kita memang takkan selalu berhasil dalam sgala hal yang kita upayakan
(The Naval Treaty)

18. Urusan menegakkan keadilan adalah urusan semua orang
(The Adventure of Crooked man)

19. Kalaupun bumi berrgerak mengitari bulan itu tidak akan mempengaruhi pekerjaanku
(From book "A study in scarlet")

20. Rasanya paling baik kalu dua orang saling mengetahui kejelekannya masing-masing sebelum mereka mulai hidup bersama
(From book "A study in scarlet")

21. Kalau masa depanku gelap,jelas lebih baik aku menghadapinya selayaknya seorang laki-laki, daripada berusaha mencerahkannya dengan imajinasi-imajinasi yang sia-sia
(The sign of four)

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sherlock_Holmes

PUISI LAMA

Semakin dikenang semakin terpojok 
Dalam kemurungan yang tak terbatas 
Dalam hujan lebat ku cari bintang
Sedangan diri ku kian terbuang 
Diantara hari yang merangkak sepi 

 Embunkan dalam hati nuranimu 
Memberaikan kusut didiriku 
Namun kemelut tak jua mencair 
Karena kusadar 
Diriku hanyalah serpihan sampah yang hina

Senin, 06 Januari 2014

Wisata : Pesona Wisata Sumatera Barat


Sebenarnya dalam diri ini selalu bertanya-tanya, apalah arti dari sebuah perjalanan ?
Tapi dari sebuah perjalanan saya mengerti tentang sebuah keindahan dan cara mensyukurinya.
Bumi menyimpan beberapa keindahan itu dan orang-orang biasa menyebutnya "surga dunia".

Salah satu tempat yang menawarkan surga dunia itu adalah Sumatera Barat.
Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera dengan Padang sebagai ibu kotanya.
Sumatera Barat memiliki hampir semua jenis objek wisata alam seperti laut, pantai, danau, gunung, dan ngarai.

Setelah beberapa tahun berada di daerah wisata ini saya pun mulai penasaran dengan segala jenis keindahan yang di suguhkan. Berikut adalah dokumentasi hasil perjalanan dalam beberapa tahun ini :

1. Danau Singkarak
 adalah sebuah danau yang membentang di dua kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar.
Danau ini memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas ke-2 di pulau Sumatera. Danau ini merupakan hulu Batang Ombilin. Namun sebahagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman.



Danau Singkarak (dok 2014)
2. Danau Maninjau
adalah sebuah danau di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.


Danau Maninjau (dok 2013)
 3. Danau Diatas & Danau Dibawah
adalah dua danau yang terletak di kabupaten Solok, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Danau ini  dikenal sebagai Danau Kembar.
Danau Dibawah (dok 2012)

Danau Diatas (dok 2014)
4. Ngarai Sianok
  adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi, di kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok sebagai garis batas kota dari selatan ngarai Koto Gadang sampai ke nagari Sianok Anam Suku, dan berakhir di kecamatan Palupuh. Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang sangat indah.


Ngarai Sianok (dok 2012)


5. Lubang Jepang Bukittinggi (juga dieja Lobang Jepang
adalah salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Lubang Jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) perlindungan yang dibangun tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan.


Lobang Jepang (Dok 2012)
6. Jam Gadang 
adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti "jam besar".
Dok 2012

Dok 2013


Dok 2014
7. Lembah Anai
 Terletak di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi, air terjun ini sebenarnya terletak di kawasan cagar alam Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Di sekitar air terjun terdapat monyet yang berkeliaran. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 60 meter ini punya pemandangan luar biasa. Pada saat liburan, air terjun ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung.


 
Air Terjun Lembah Anai (dok 2012)
8.Lembah Harau
adalah sebuah ngarai dekat kota Payakumbuh di kabupaten Limapuluh Koto, provinsi Sumatera Barat. Selain memberikan pesona lembannya, juga terdapat beberapa air terjun.

Lembah Harau (dok 2013)

9. Pantai-Pantai di Padang.
Padang yang terletak di daerah pesisir barat sumatera sangat beruntung mempunyai pesona pantai yang begitu indah membentang dari utara ke selatan.
Pantai Nirwana (dok 2013)

Pantai Gajah, belakang kampus UNP (dok 2013)

Pantai Muaro (2013)

Pantai Caroline (dok 2013)

10. Kebun Teh.
Daerah perkebunan teh yang terletah di daerah Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera barat.
Dok 2012

Dok 2014

 11. Pendakian Gunung Marapi
Perjalanan berikut ini yang paling mengesankan dan terekstrem yang telah dilakukan. Pendakian Gunung Merapi berhasil ditaklukkan pada Mei 2013.
Gunung Marapi (juga dikenal sebagai Merapi atau Berapi) adalah gunung berapi yang terletak di Sumatera Barat, Indonesia. Gunung ini tergolong gunung yang paling aktif di Sumatera. Terletak dalam kawasan administrasi Kabupaten Agam. Gunung ini dapat juga dilihat dari kota Bukittinggi, kota Padangpanjang dan kabupaten Tanah Datar dan memiliki ketinggian 2.891 m. Gunung Marapi sudah meletus lebih dari 50 kali sejak akhir abad 18






Itulah beberapa perjalanan yang saya lakukan selama beberapa tahun ini. 
"Jangan Takut Melangkah Karena Melangkah awal dari Perjalanan."

Sumber : id.wikipedia.org 
Dokumentasi : dhany_1412

Jumat, 03 Januari 2014

Sepenggal Catatan Soe Hok Gie

Soe Hok Gie (lahir di Djakarta, 17 Desember 1942 – meninggal di Gunung Semeru, 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 19621969.Soe Hok-Gie memang dikenal sebagai seorang aktivis dan penggiat olahraga alam, seperti mendaki gunung.




Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.




 Berikut adalah kumpulan kata bijak Soe Hok Gie :

Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia – manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai Tanah Air Indonesia

dapat ditumbuhkan dengan mengenal. Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itu Kami naik gunung.

Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.

Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.

Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.

Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.

Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.

Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.

Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.

Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?

Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis.

Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.

Norma, Etika, dan Sikap Sebagai Kunci Keselamatan

Saat memulai untuk melakukan sesuatu haruslah diawali dengan niat. Niat yang baik dengan harapan mendapatkan baraqah dan bernilai ibadah di sisi Sang Pencipta.
Karena niat yang lurus maka segala sesuatunya akan dilancarkan tak terkecuali saat mendaki gunung.

Saya pernah mendapat cerita dari seorang teman bahwa saat melakukan pendakian kadang kala ada oknum yang tidak bertanggung jawab telah menodai dan menjadi sampah di gunung.
melakukan hal-hal yang melanggar norma agama dan etika sosial. Hal ini tentu sangat disayangkan terjadi. Padahal dengan melakukan sebuah pendakian maka disitulah kita semakin dekat dengan Tuhan, semakin mengerti tentang artinya bersyukur, dan semakin mengagumi ciptaannya yang indah.

Apapun alasannya pada saat pendakian hendaklah untuk menjaga sikap dan tingkah laku dengan lawan jenis, karena alam mempunyai segala hal yang tidak terduga.
Saya rasa bukan hanya saat pendakian saja, tetapi juga dimanapun dan kapanpun kita berada . Perlunya menjaga prilaku saat mendaki menjadi kunci keselamatan kita berada di alam.

Kembali kepada niat kita tadi, apabila telah lurus niat dari awal maka Tuhan akan memperlancar perjalan dan turut menjaga keselamatan kita sampai pendakian selesai.

"Jadikan dirimu menjadi makhluk yang selalu bersyukur akan keindahan Tuhan "

"Alam akan bersahabat dengan kita selagi kita turut menjaga kelestarian dan etika"

Sepenggal Catatan HAMKA

 Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan Hamka, yakni singkatan namanya, (lahir di Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 – meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun) adalah sastrawan Indonesia, sekaligus ulama, ahli filsafat, dan aktivis politik.

Hamka juga merupakan seorang wartawan, penulis, editor, dan penerbit. Sejak tahun 1920-an, Hamka menjadi wartawan beberapa buah surat kabar seperti Pelita Andalas, Seruan Islam, Bintang Islam, dan Seruan Muhammadiyah. Pada tahun 1928, ia menjadi editor majalah Kemajuan Masyarakat. Pada tahun 1932, ia menjadi editor dan menerbitkan majalah al-Mahdi di Makassar. Hamka juga pernah menjadi editor majalah Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat, dan Gema Islam.
 
Hamka adalah seorang otodidak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, ia dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti, dan Hussain Haikal. Melalui bahasa Arab juga, ia meneliti karya sarjana Perancis, Inggris dan Jerman seperti Albert Camus, William James, Sigmund Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx, dan Pierre Loti.

Hamka juga banyak menghasilkan karya ilmiah Islam dan karya lain seperti novel dan cerpen. Pada tahun 1928, Hamka menulis buku romannya yang pertama dalam bahasa Minang dengan judul Si Sabariah. Kemudian, ia juga menulis buku-buku lain, baik yang berbentuk roman, sejarah, biografi dan otobiografi, sosial kemasyarakatan, pemikiran dan pendidikan, teologi, tasawuf, tafsir, dan fiqih. Karya ilmiah terbesarnya adalah Tafsir al-Azhar. Di antara novel-novelnya seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Ka'bah, dan Merantau ke Deli juga menjadi perhatian umum dan menjadi buku teks sastra di Malaysia dan Singapura. Beberapa penghargaan dan anugerah juga ia terima, baik peringkat nasional maupun internasional.

Pada tahun 1959, Hamka mendapat anugerah gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas al-Azhar, Kairo atas jasa-jasanya dalam penyiaran agama Islam dengan menggunakan bahasa Melayu. Kemudian pada 6 Juni 1974, kembali ia memperoleh gelar kehormatan tersebut dari Universitas Nasional Malaysia pada bidang kesusasteraan, serta gelar Profesor dari Universitas Prof. Dr. Moestopo.




Inilah peperangan,
tanpa jeneral, tanpa senapang
pada hari-hari yang mendung
bahkan tanpa harapan

Di sinilah keberanian diuji
kebenaran dicoba dihancurkan
pada hari-hari berkabung
di depan menghadang ribuan lawan.











Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Haji_Abdul_Malik_Karim_Amrullah

Gunung : Gunung Bukan Tempat Sampah

Gunung memang menawarkan keindahan yang luar biasa untuk para pendaki. Seseorang akan merasa bangga apabila dirinya telah berhasil menaklukkan puncak gunung. Para pendaki akan menyimpan kenangan mendaki mereka selamanya untuk diceritakan kepada anak cucunya mereka nantinya.

Keindahan yang telah diberikan oleh pencipta alam ini kita lah yang turut menjaganya. agar selain cerita yang kita berikan kepada anak cucu kita, mereka pun bisa juga merasakan cerita yang kita berikan. Janganlah kita terlena dengan pendakian yang kita lakukan tetapi ingatlah bahwa kita juga harus menjaga kebersihan dari gunung itu sendiri.

Jangan hanya menjadi pendaki gunung, tetapi jadilah pecinta alam.

Saat mendaki hendaklah kita membawa kembali sampah-sampah yang kita hasilkan untuk dibuang ditempat sampah.

Seperti yang kita ketahui bersama, sampah plastik membutuhkan jutaan tahun untuk dapat terurai. Hal ini dapat merusak ekosistem yang ada tempat tersebut. Anggota Kompas USU mereka mengatakan “Jangan meninggalkan sesuatupun di gunung selain jejak kaki. Kalau tidak bisa membersihkan, minimal jangan membuat kotor” mereka bukan hanya berkata tapi, juga memberi contoh dengan carta mengantongi sampah mereka sendiri. “Jika tak sanggup untuk membersihkan gunung dari sampah. Paling tidak jangan meninggalkan sampah di sana.” 

Kita diberikan kenikmatan untuk melihat keindahan alam ini, maka dari itu kita juga harus bisa menjaga agar kenikmatan itu dapat terus bisa dirasakan oleh generasi selanjutnya.





 SALAM LESTARI ...!